Polda Jambi Tembak Seorang Tersangka Anggota Jaringan Narkoba di Kabupaten Sarolangun

Jambi – Tim Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jambi menembak seorang tersangka anggota jaringan narkoba di Kabupaten Sarolangun.

Sebelumnya tersangka bernama AS menembak seorang warga hingga tewas. AS menembak warga karena menduga sebagai polisi saat mereka bertransaksi narkoba beberapa waktu lalu di Desa Ringkiling, Kecamatan Mandiangin.

Kapolda Jambi, Irjen Pol A Rachmad Wibowo bersama Dirreskrimum, Kombes Pol Kaswandi Irwan, di Jambi Selasa mengatakan, dalam kasus ini, anggota Resmob berhasil menemukan tempat pelarian dan persembunyian pelaku AS dan pada saat pengerebekan dilakukan sempat terjadi perlawanan dimana pelaku menembakkan senjata apinya ke arah anggota .

Kemudian dibalas tembakan oleh anggota sehingga pelaku terkena tembak.

“Dalam aksi baku tembak tersebut, akhirnya tersangka AS kena tembakan dan meninggal dunia saat bawa menuju rumah sakit, dan khusus kasus ini memang menjadi atensi saya untuk bisa diungkap karena pelaku sendiri telah menembak mati seorang warga yang dianggapnya sebagai polisi saat bertransaksi narkoba,” kata Kapolda.

Kasus narkoba yang berujung dengan aksi penembakan oleh pelaku AS terjadi beberapa waktu lalu di Desa Rangkiling, Kecamatan Mandiangin, Kabupaten Sarolangun. Satu dari tiga pelaku berinisial AS, berhasil ditangkap di daerah Rangkiling dan AS dan tewas karena tertembus peluru dari petugas kepolisian.

Kapolda Jambi Irjen Pol A. Rachmad Wibowo mengatakan, anggota Resmob Ditreskrimum Polda Jambi yang dibantu tim Gegana Satbrimob Polda Jambi, sempat terlibat baku tembak dengan tersangka AS dimana tersangka melakukan perlawanan sehingga anggota .

Pada saat baku tembak dengan petugas kepolisian tersangka menggunakan senjata api dengan sepuluh butir peluru. Saat diamankan tinggal delapan butir peluru dimana dua pelaku sudah ditembakkan ke arah petugas saat penangkapan itu.

Dari hasil penggeledahan di kediaman tersangka, juga ditemukan satu pucuk senjata api modifikasi, lima senjata api rakitan, serta lebih dari 100 butir peluru berbagai kaliber.

Kasus ini menjadi perhatian karena korban Cekwan (48), warga Desa Sukomoro, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumateta Selatan menjadi korban penembakan tersangka AS di sebuah warung makan di Desa Rangkiling, Kecamatan Mandiangin, Kabupaten Sarolangun. (Ant)