Pahami Etika-Peraturan Yang Berlaku Untuk Transaksi Digital

Jambi – Transaksi elektronik adalah setiap perbuatan hukum yang dilakukan dengan menggunakan komputer, jaringan komputer, dan/atau media elektronik lainnya sehingga penting untuk memahami etika dan peraturan transaksi digital agar tetap aman.

“Etika dalam transaksi digital tidak berbeda dengan etika bermedia elektronik lainnya, yakni tidak melanggar kesusilaan, tidak bermuatan perjudian, penghinaan atau pencemaran nama baik, pemerasan atau pengancaman, serta tidak menyesatkan yang mengakibatkan kerugian dan menimbulkan rasa kebencian,” kata LPPM UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi M Husnul Abid saat menjadi narasumber dalam program literasi digital Kemkominfo di Kabupaten Muaro Jambi, Rabu.

Husnul menjelaskan tips aman bertransaksi digital dengan cara menggunakan atau memilih platform market place yang terpercaya. Kemudian baca semua syarat dan ketentuan yang berlaku, jangan melakukan transaksi di luar sistem dengan bujukan apa pun serta jaga kerahasiaan akun.

Adapun pembayaran dalam transaksi, meliputi pembayaran di tempat, pembayaran melalui transfer bank atau ATM, penyedia layanan kartu kredit, serta uang elektronik yang terenkripsi.

Dalam rangka mewujudkan masyarakat Indonesia yang paham akan Literasi Digital, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengadakan kegiatan Literasi Digital untuk meng-edukasi dan mewujudkan masyarakat agar paham akan Literasi Digital. Lebih dalam dan menyikapi secara bijaksana dalam menggunakan digital platform di 77 kota dan kabupaten di area Sumatera II.

Mulai dari Provinsi Aceh sampai Lampung dengan jumlah peserta sebanyak 600 orang di setiap kegiatan yang ditujukan kepada PNS, TNI-Polri, Orang Tua, Pelajar, Penggiat Usaha, Pendakwah dan sebagainya.

ada empat kerangka digital yang akan diberikan dalam kegiatan tersebut, antara lain Digital Skill, Digital Safety, Digital Ethic dan Digital Culture dimana masing masing kerangka mempunyai beragam tema.

Dengan pesatnya kemajuan teknologi dan adanya pandemi merubah segala aktifitas masyarakat, dan untuk menghadapinya harus mempercepat agenda literasi digital.

Salah satunya adalah menciptakan masyarakat digital dimana kemampuan literasi digital memegang peranan penting di dalamnya. Literasi digital adalah kunci bagi masyarakat pada saat ini.

Selanjutnya pada materi Budaya Digital di bahas tentang peran komunitas akademik dalam pendidikan era digital oleh Rektor UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi Prof Su’aidi. Kemudian pada sesi kemanan digital di bahas tentang tips dan pentingnya internet sehat oleh Konsultasi Media dan CEO Instereo Group Pati Perkasa.

Dan pada sesi kecakapan digital di bahas tentang informasi digital, identitas digital dan jejak digital dalam media sosial oleh Direktur LPT Penghengar Zul Ichwan. (Ant)