BI Provinsi Jambi Ajak Pedagang Pasar Tradisional Gunakan QRIS

Jambi – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi kembali
memperkenalkan Quick Response Indonesian Standard ( QRIS ) sebagai salah satu
instrumen transaksi non tunai kali ini giliran para pedagang pasar tradisional yang diajak BI Jambi untuk menggunakan QRIS saat bertransaksi.

Suti Masniari Nasution pada Rabu (26/5) di Jambi mengatakan, BI Jambi kali ini roadshow
dan edukasi QRIS yang diberikan kepada para pedagang pasar tradisional di Kota Jambi.

Tujuannya untuk memperkenalkan QRIS salah satu instrumen transaksi non tunai kepada
pedagang.

“Penggunaan non tunai diyakini memberikan manfaat, aksesnya lebih luas, transparansi
transaksi, efisiensi rupiah,”ujarnya.

Pesatnya perkembangan teknologi informasi membawa peran besar bagi penyelenggara
jasa sistem pembayaran (PJSP) untuk memanfaatkan teknologi dalam sistem pembayaran
sehingga memberikan banyak manfaat untuk masyarakat.

“QRIS itu cepat dan kekinian, tidak perlu repot bawa uang tunai, bisa membantu
perencanaan keuangan para pedagang, transaksi akan otomatis tercatat dan banyak lagi
keuntungannya bagi pedagang, “jelasnya.

Roadshow dan edukasi QRIS kepada para pedagang tidak saja akan dilaksanakan di Kota
Jambi. Namun juga akan menyasar kepada para pedagang pasar tradisional di Kabupaten
dan Kota lain di Provinsi Jambi.

“Semoga implementasi QRIS yang membawa efisiensi pembayaran dapat terus
meningkat,”terangnya.

Suti berharap implememtasi QRIS oleh pedagang di pasar tradisional di Kota Jambi akan
memberikan dampak positif bagi pemerintah, institusi keuangan,pelaku usaha dan
masyarakat.

“Kita juga akan ajak pedagang pasar tradisional di Kabupaten dan Kota untuk menggunakan QRIS ini, “tutupnya. (Ant)