Bupati Dorong Kasus COVID-19 Sampai Titik Terendah

Bangko, Merangin – Bupati Merangin H Mashuri menyatakan penanganan COVID-19 di daerah itu cukup efektif dan menargetkan sampai level terendah.

Ini tersirat pada rapat Satgas Covid-19 Kabupaen Merangin, dengan agenda evaluasi penanganan Covid-19 PPKM level 2, di Ruang rapat kerja bupati Merangin, Senin (13/9).

“Jadi PPKM level 2 ini masih ada pembatasan-pembatasan yang tetap kita lakukan, tetapi dengan sedikit kelonggaran. Semua kegiatan tetap diperbolehkan dengan kapasitas secara tatap muka 50 persen,’’ujar Bupati.

Pada PPKM level 2 ini jelas bupati, masih fokus ke peningkatan pencapaian Vaksinasi Covid-19. Patrol rutin memberikan himbauan dan pemberlakuan jam malam serta posko-posko masih tetap diaktifkan. Ia ingin melalui kerja keras semua, PPKM level 2 cepat turun menjadi level 1.

“Atau non level sekalian, sehingga perekonomian masyarakat cepat pulih dan kembali kekehidupan seperti biasa,’’ harap Bupati.

Setiap harinya terang bupati, diadakan vaksinasi Covid-19 secara keroyokan. Kalau Dinas Kesehatan menggelar Vaksinasi Covid-19 di kecamatan yang satu, nanti Polres Merangin dan Dandim 0420 Sarko serta Kejari menggelar vaksin di kecamaan lainnya.

Manurut dia tidak apa-apa penyelenggaraan vaksinasi Covid-19 itu jadwalnya tumburan, tidak masalah. Tujuannya agar target sampai akhir tahun 2021 sebanyak 60 persen bisa tercapai.

Kapolres Merangin AKBP Irwan Andy mengatakan, angka kematian warga akibat Covid-19 semakin turun, mulai dari level 4 sampai level 2 dalam tempo satu bulan, hanya ada beberapa kasus kematian saja.

“Untuk Isolter tidak ada yang menyebabkan kematian. Pada PPKM level 2 ini untuk proses belajar mengajar secara tatap muka di sekolah bisa buka 50 persen.

Begitu juga Objek Wisata bisa buka dengan kapasitas 50 persen,’’ujar Kapolres Merangin.

Kejari Merangin Dr Raden Roro Theresia Tri Widorini menambahkan, untuk serapan anggaran Covid-19, agar selalu berkonsultasi dan berkoodinasi agar tidak terjadi kesalahan dikemudian hari.

‘Dalam melakukan vaksin Covid-19, hendaklah Puskesmas berkoordinasi dengan TNI-Ppolri dan pihak2 lainya, agar dapat mempercepat pelaksanaan vaksin di daerah kita ini,” ujar Kajari Merangin. (Ant)